Siapa bilang naik Garuda Indonesia terbebas dari delay? Buktinya sore ini aku terdampar di Semarang, Jawa Tengah di Bandara A. Yani selama 1,5 jam. Seakan mengulangi cerita lamaku yang terdampar di Makassar, sekarang aku terdampar sekali lagi di Jawa Tengah. Padahal aku sudah berusaha untuk tidak mengulangi nasib burukku bersama Lion Air. Karena alasan itulah aku memilih maskapai terbesar di Indonesia, Garuda Indonesia yang terkenal ontime dan pelayanannya yang sangat baik.
+ Continue Reading
Archive for the ‘Travel’ Category
TERDAMPAR LAGI DI SEMARANG
TERDAMPAR DI BANDARA UJUNGPANDANG
Hari ini menjadi hari yang mengenaskan. Bangun pagi-pagi sedari Subuh waktu Makassar dan pergi berangkat menuju Bandara dengan printout pemesanan tiket Lion Air yang saya beli melalui Travel Agen Musita Rivai Palembang. Jadwal ini sebenarnya telah saya rancang sejak 20 hari sebelumnya, yaitu berangkat dari Makassar pada pukul 08.05 WITA, tiba di Jakarta pukul 09.05 WIB , lanjut lagi dari Jakarta pukul 11.30 WIB dan tiba di Palembang pukul 12.30 WIB dan selesailah perjalanan saya pada hari itu.
Sekedar memberi tahu, tujuan saya ke Makassar adalah untuk mengikuti Muktamar IDI ke-28.
Saya akhirnya sampai di bandara pukul 05,30 WITA alias 04.30 WIB. Segera check-in, saat check-in alhamdulillah petugas Lion Air berkata: “Maaf pak, data bapak di tempat kami tidak ada, tampaknya pemesanannya dibatalkan karena tidak ada pembayaran.”
Saya: “Loh, kok bisa bu, saya sendiri sudah melakukan pembayaran kok lewat travel agen kami, dan sudah saya bayar lunas.”
Petugas Lion: “Coba bapak ke bagian tiketing, disebelah sana pak.” Sambil menunjuk blok kaca disamping gedung.
Saya pun segera menghampiri petugas tiket, dan sekali lagi saya tunjukkan printout pemesanan tiketnya.
Petugas Tiket Lion: “Maaf bapak, tapi memang nama bapak memang tidak ada dalam nama-nama penumpang Lion Air pukul 08.05 ini.”
Saya: “Wah, coba cek yang dari Jakarta Ke Palembangnya, ada nggak nama saya.”
Petugas Tiket Lion: “Iya pak, benar tidak ada.”
Nah, segera dimulailah segala kegelisahan saya, saat itu nomor yang saya punya hanyalah nomer telpon dengan kode 0711 **** alias telpon rumah bukan ponsel. Walhasil, saat saya telpon Travel Agen Musita Rivai Palembang pada pukul 06.00 WITA, disana masih pukul 05.00 WIB, pastinya masih tutup.
Ada dua pilihan yang ada di depan saya:
-
Pertama: Tetap pulang pada hari ini, dengan pesawat jam berapapun juga, urusan dengan Travel akan saya selesai sepulang dari sini.
-
Kedua: Menunggu hingga Musita Travel bisa ditelpon, itu artinya Musita baru bisa ditelpon sekitar pukul 10.30 WITA, dan konsekuensi, tiket hari ini bisa kehabisan duluan, akibatnya bisa jadi perjalanan saya terpaksa ditunda hingga besok
Setelah berunding dengan istri, akhirnya kami sepakat untuk memilih opsi pertama, kami segera membeli tiket, dan tiket yang kami dapat adalah: Dari Makassar- Jakarta sore hari pukul 14.30, dan dari Jakarta- Palembang, malam harinya pukul 19.50 WIB.
Jadilah kami terkatung-katung di Bandara dari pukul enam pagi hingga pukul setengah tiga siang. Untungnya lagi, pihak travel agennya berhasil saya hubungi, dan mereka meminta maaf karena kesalahan ada pada mereka yang lalai dalam membayarkan uang kami. Untungnya mereka bersedia mengganti seluruh biaya yang saya keluarkan untuk membeli tiket baru yang lebih mahal tersebut termasuk uang makan saya dan istri saya. Namun, kejadian tidak selesai sampai disitu, sesampainya di Bandara Soetta, ternyata pesawat Lion Air delay lebih dari satu jam, pada saat saya menulis tulisan ini, kami masih terduduk di ruang tunggu B3 Soetta pukul 20.30 WIB.
Sebenarnya, masalah biaya seperti penggantian tiket dan makan bukanlah sesuatu yang terlalu saya pikirkan karena kehilangan uang bisa diganti dengan uang. Namun, selain rugi uang, saya juga rugi waktu. Rugi waktu ini yang tidak bisa diganti kerugiannya. Mengapa? Karena saya telah kehilangan waktu selama 12 jam! Dan efek sistemiknya, saya harus kehilangan beberapa jam berikutnya karena harus beristirahat.
Setidaknya, hal ini menjadi pelajaran bagi saya dan saya harap teman semua tidak mengalami nasib yang sama.
-
Belilah tiket pesawat sendiri, secara online ataupun langsung ke pusat tiket maskapai penerbangan yang kita pilih.
-
Jangan mendaftarkan penerbangan melalui travel agen/ tour, karena nasib anda bisa seperti saya, namun jika ingin tetap melalui travel tour, rajin-rajinlah menelpon mereka menanyakan jadwal penerbangan dan pembayaran ke maskapai penerbangan.
-
Periksa selalu kode booking penerbangan anda melalui website maskapai penerbangan yang terkait, untuk memastikan apakah nama kita telah termasuk ke dalam daftar penumpang jam tersebut.
-
Banyak-banyak berdoa.
PUTRAJAYA MALAYSIA, YANG MEMBUAT IRI INDONESIA
PUTRAJAYA MALAYSIA membuat para pelancong dari Indonesia menjadi terpukau sekaligus iri dan sedih bercampur jadi satu.
Hal ini bermula saat saya melancong, ke Malaysia, saat itu travel guide kami tidak mengajak kami ke menara kembar petronas, malah mengajak kami ke kawasan pemerintahan Malaysia, kami pun segera berkomentar: + Continue Reading
DELIVERY KFC PIZZA HUT McDonalds PALEMBANG
Pizza Hut. Kalian bisa menemukan Pizza Hut di dua tempat. Pertama di Palembang Indah Mall (PIM) dan kedua disebelah Rumah Sakit Mohammad Hoesin. Mereka punya delivery service, jadi cukup telpon saja dan mereka akan mengirimkan pesananmu ke hotel.
Pizza Hut Sudirman
Sudirman Street No. 29
Phone: 0711-379036
Pizza Hut PIM
Palembang Indah Mall
Phone: 0711-7623090

















