Pada awal tahun 1950-an, teknologi ultrasonik mulai beralih dari laboratorium fisika dan militer ke dunia klinis. Saat itu, beberapa peneliti di Amerika Serikat dan Eropa mulai mencoba menggunakan gelombang ultrasonik untuk membedakan jaringan normal dan jaringan patologis, terutama tumor. Sistem yang digunakan masih sangat sederhana dan berukuran besar, bahkan sebagian merupakan modifikasi dari peralatan industri atau militer.
