Senin, 23 Februari 2026

KULIAH II TEKNIK DASAR USG: SEJARAH

 


Pada awal tahun 1950-an, teknologi ultrasonik mulai beralih dari laboratorium fisika dan militer ke dunia klinis. Saat itu, beberapa peneliti di Amerika Serikat dan Eropa mulai mencoba menggunakan gelombang ultrasonik untuk membedakan jaringan normal dan jaringan patologis, terutama tumor. Sistem yang digunakan masih sangat sederhana dan berukuran besar, bahkan sebagian merupakan modifikasi dari peralatan industri atau militer.

KULIAH I TEKNIK DASAR USG: SEJARAH

Sebelum tahun 1900/akhir tahun 1800

Sejarah ultrasonografi (USG) berawal dari pemanfaatan gelombang suara frekuensi tinggi dalam bidang fisika dan kelautan. Pada awal abad ke-20, prinsip gelombang ultrasonik mulai dipelajari setelah ditemukannya efek piezoelektrik oleh Jacques dan Pierre Curie pada tahun 1880. Mereka mengamati bahwa kristal tertentu (seperti kuarsa) dapat menghasilkan muatan listrik ketika diberikan tekanan mekanik. Tidak lama kemudian ditemukan pula kebalikannya, yaitu jika kristal tersebut diberi arus listrik, ia akan bergetar dan menghasilkan gelombang suara berfrekuensi sangat tinggi (ultrasonik).  Prinsip inilah yang kemudian menjadi dasar kerja transduser USG modern.

Selasa, 08 April 2025

TAHAPAN PENGOLAHAN CITRA

  1. Akuisisi Citra. Akuisisi citra merupakan langkah pertama untuk memperoleh citra. Proses ini ditujukan untuk menentukan data yang diperlukan dan memilih metode perekaman digital. Fase ini dimulai dengan persiapan objek yang akan difoto, perangkat dan pencitraan Pencitraan adalah kegiatan mengubah gambar yang terlihat menjadi gambar digital. 

PROSES PENGOLAHAN CITRA

 Awalnya, pemrosesan gambar digital hanya digunakan untuk merubah gambar analog menjadi gambar digital untuk meningkatkan kualitas gambar. Seiring, dengan perkembangan zaman, perangkat yang mendukung pemrosesan gambar semakin beragam. Sensor penglihatan buatan berupa kamera dimaksudkan untuk menggantikan fungsi sensor penglihatan dengan algoritma pengolah gambar. Peningkatan kecepatan pemrosesan komputer telah memungkinkan dilakukannya pemrosesan gambar digital secara real time. Oleh karena itu, perkembangannya menunjukkan bahwa gambar analog dapat dikodekan menjadi gambar berwarna digital yang mendekati warna asli. Proses yang dilakukan dalam pengolahan citra dikategorikan menjadi 5 jenis yaitu: