Pembentukan gambar radiograf merupakan hasil interaksi antara sinar-X, tubuh pasien, dan sistem deteksi gambar. Radiograf pada dasarnya adalah bayangan dua dimensi dari struktur tiga dimensi, yang terbentuk karena perbedaan kemampuan jaringan dalam menyerap (mengatenuasi) sinar-X.
1️⃣ Pembentukan Sinar-X
Sinar-X dihasilkan di dalam tabung sinar-X ketika elektron berkecepatan tinggi menumbuk target logam (biasanya tungsten). Proses ini menghasilkan radiasi elektromagnetik berenergi tinggi yang mampu menembus tubuh manusia. Intensitas dan kualitas sinar-X dipengaruhi oleh:
- kVp (kilovolt peak) → menentukan daya tembus
- mAs (milliampere-second) → menentukan jumlah foton sinar-X
- Waktu eksposur
- Jarak sumber ke detektor
Semakin tinggi kVp, semakin besar daya tembus sinar-X.
2️⃣ Interaksi Sinar-X dengan Jaringan
Ketika sinar-X melewati tubuh, sebagian akan:
- Diserap (absorpsi)
- Dihamburkan (scatter)
- Diteruskan (transmisi)
Perbedaan tingkat penyerapan inilah yang membentuk kontras gambar.
Prinsip atenuasi:
- Tulang → banyak menyerap sinar-X → tampak putih (radioopak)
- Udara → sedikit menyerap → tampak hitam (radiolusen)
- Jaringan lunak → menyerap sedang → tampak abu-abu
Semakin besar perbedaan atenuasi antar jaringan, semakin tinggi kontras gambar.
3️⃣ Pembentukan Bayangan pada Detektor
Sinar-X yang berhasil menembus tubuh akan mengenai:
- Film (pada sistem analog)
- Detektor digital (pada sistem modern)
Bagian tubuh yang banyak menyerap sinar akan mengurangi jumlah sinar yang sampai ke detektor → menghasilkan area terang.
Bagian yang sedikit menyerap memungkinkan lebih banyak sinar mencapai detektor → menghasilkan area gelap.
Dengan demikian, gambar radiograf adalah pola distribusi intensitas sinar-X yang keluar dari tubuh.
4️⃣ Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Gambar
Beberapa faktor teknis penting:
🔹 Densitas: Tingkat kegelapan keseluruhan gambar.
🔹 Resolusi spasial: Kemampuan melihat detail kecil.
🔹 Distorsi: Perubahan ukuran atau bentuk akibat posisi atau sudut penyinaran.
Karena radiograf adalah gambar 2D, struktur dapat saling tumpang tindih, sehingga lesi kecil bisa tersembunyi.
5️⃣ Konsep Penting dalam Radiografi
- Superimposisi: Struktur anatomis bertumpuk dalam satu bidang proyeksi.
- Efek Proyeksi: Perbedaan posisi (AP vs PA) dapat memengaruhi ukuran bayangan, misalnya jantung tampak lebih besar pada proyeksi AP.
- Scatter Radiation: Radiasi hamburan dapat menurunkan kontras gambar.
6️⃣ Kesimpulan Prinsip Dasar
Gambar radiograf terbentuk karena:
- Sinar-X diproduksi dalam tabung
- Sinar-X melewati tubuh
- Jaringan menyerap sinar dengan tingkat berbeda
- Sinar yang tersisa ditangkap detektor
- Perbedaan intensitas membentuk bayangan anatomi
Radiograf bukan foto langsung organ, tetapi representasi fisik dari interaksi radiasi dengan jaringan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar